Berita

Temukan Berita Terkini Terkait Dengan Ketenagakerjaan.

Menilik Progres Seleksi Walk In PKSS di Pusat Pasar Kerja, Dua Peserta Telah Mulai Bekerja

13 Feb 2026   Admin
Menilik Progres Seleksi Walk In PKSS di Pusat Pasar Kerja, Dua Peserta Telah Mulai Bekerja
Sebulan setelah pelaksanaan walk in interview pada 20 Januari 2026, proses seleksi hasil kolaborasi Pusat Pasar Kerja dengan PT Prima Karya Sarana Sejahtera masih terus berjalan dan telah memasuki tahap lanjutan bersama pihak user. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses penempatan tenaga kerja, khususnya untuk kebutuhan sektor perbankan dan layanan jasa di wilayah Jabodetabek.

Dalam kegiatan tersebut, PKSS membuka sejumlah posisi dengan kebutuhan cukup besar, antara lain Administrasi 50 orang, Contact Center 100 orang, Sales Marketing 100 orang, Field Collection 258 orang, Sekretaris 50 orang, serta Frontliner 50 orang. Sebanyak 325 pencari kerja hadir dan mengikuti proses seleksi.

Berdasarkan hasil seleksi awal, sebanyak 100 peserta tidak lolos tahap administrasi karena tidak memenuhi kualifikasi dan persyaratan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, 225 peserta berhak melanjutkan ke tahap psikotes. Dari jumlah tersebut, 63 orang dinyatakan lolos ke tahap interview dengan pihak user. Hingga saat ini, dua peserta telah resmi mulai bekerja dan ditempatkan di Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Talent Acquisition PKSS Pusat, Ibu Cahya, menjelaskan bahwa alur dan durasi proses seleksi dapat berbeda pada setiap posisi karena menyesuaikan kebutuhan dan urgensi dari masing masing user. Pada beberapa kasus, proses dapat berlangsung lebih cepat apabila perusahaan pengguna membutuhkan tenaga kerja dalam waktu dekat. Saat ini, proses seleksi diperkirakan akan selesai dalam bulan ini, dengan penjadwalan interview yang masih disesuaikan bersama pihak user. Tim Pusat Pasar Kerja akan turut memantau perkembangan proses seleksi tersebut.

Dari sisi kualitas, PKSS menilai peserta yang hadir memiliki kompetensi yang cukup baik. Namun demikian, masih ditemukan pelamar yang mendaftar pada posisi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan maupun pengalaman kerja yang dipersyaratkan. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab tingginya jumlah peserta yang tidak lolos pada tahap administrasi. Pihak PKSS sebenarnya telah menawarkan alternatif posisi lain yang dinilai lebih sesuai, tetapi sebagian peserta memilih untuk tidak melanjutkan.

Selain kesesuaian kualifikasi, aspek pemeriksaan riwayat kredit atau BI checking juga menjadi pertimbangan penting, terutama karena sebagian besar penempatan berada di sektor perbankan. Rekam jejak keuangan yang kurang baik dapat memengaruhi kelayakan kandidat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, mengingat standar integritas dan kepatuhan yang tinggi di industri tersebut.

Dalam pelaksanaan walk in tersebut, posisi administrasi dan frontliner menjadi dua jabatan yang paling banyak diminati. Sementara itu, kebutuhan untuk posisi Field Collection masih cukup besar, tetapi jumlah pelamar pada posisi tersebut relatif terbatas. Mayoritas peserta cenderung memilih pekerjaan yang bersifat administratif dibandingkan posisi lapangan.

PKSS menyampaikan rencana untuk kembali bekerja sama dengan Pusat Pasar Kerja dalam penyelenggaraan walk in interview berikutnya yang direncanakan pada bulan Maret mendatang. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus meningkatkan efektivitas proses rekrutmen serta mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi pencari kerja secara lebih tepat sasaran.