Berita

Temukan Berita Terkini Terkait Dengan Ketenagakerjaan.

Naker Inspirational Leadership Award 2025: Pengakuan Komitmen untuk Ekosistem Ketenagakerjaan yang Lebih Maju

08 Dec 2025   Admin
Naker Inspirational Leadership Award 2025: Pengakuan Komitmen untuk Ekosistem Ketenagakerjaan yang Lebih Maju
Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan Naker Inspirational Leadership Award 2025 di Jakarta pada Senin, 8 Desember 2025. Acara ini menjadi wadah apresiasi bagi pemerintah daerah, perusahaan, dan lembaga yang dinilai berhasil menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam memperkuat praktik ketenagakerjaan yang inklusif, akuntabel, dan berdaya saing.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata para pelaku dunia kerja yang telah mendorong kemajuan ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut hanya dapat dicapai melalui komitmen untuk membangun lingkungan kerja yang lebih maju dan berkeadilan. “Kemnaker memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia kerja di Indonesia serta menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang semakin maju dan berkeadilan,” ujar Yassierli dalam sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa setiap langkah kecil memiliki dampak penting dalam membangun dunia kerja yang lebih baik.

Yassierli berharap penghargaan ini dapat memotivasi lebih banyak organisasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat hubungan industrial yang harmonis. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga dorongan untuk memastikan kesiapan Indonesia dalam menghadapi persaingan pasar kerja global.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi menjelaskan bahwa tahun 2025 memiliki arti khusus karena pelaksanaan penghargaan ini bertepatan dengan satu tahun perjalanan Kabinet Merah Putih 2024–2029. Ia menyebut momentum ini sebagai kesempatan untuk meninjau kembali berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan. Cris menyatakan bahwa langkah konkret terus dilakukan untuk mewujudkan dunia kerja yang inklusif, produktif, dan berdaya saing global.

Dalam ajang tersebut, Sulawesi Selatan menerima penghargaan sebagai Provinsi Besar dengan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan terbaik. DKI Jakarta meraih posisi terbaik pada kategori provinsi sedang, sementara Kalimantan Utara menjadi yang terbaik pada kategori provinsi kecil. Kalimantan Utara juga dinilai unggul dalam indikator perencanaan tenaga kerja serta jaminan sosial tenaga kerja. Provinsi lain yang memperoleh penghargaan pada indikator utama antara lain Bali untuk indikator penduduk dan tenaga kerja, Kepulauan Riau untuk kesempatan kerja serta pengupahan dan kesejahteraan tenaga kerja, DKI Jakarta untuk pelatihan dan kompetensi kerja serta produktivitas tenaga kerja, Sulawesi Selatan untuk hubungan industrial, dan Maluku Utara untuk kondisi lingkungan kerja.

Di bidang pengawasan ketenagakerjaan, Jawa Timur meraih peringkat pertama, disusul Jawa Barat dan DKI Jakarta. Untuk kategori pengelola kawasan industri, PT Megapolis Manunggal Industrial Development menjadi yang terbaik dalam penerapan Norma 100, diikuti oleh PT Kawasan Industri Kendal dan PT Kawasan Industri Makassar. Penghargaan Pembina Produktivitas diberikan kepada sejumlah gubernur termasuk dari Bali, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Barat, dan Kalimantan Timur.

Pada kategori Paramakarya, PT Amerta Indah Otsuka Kejayan Factory meraih penghargaan untuk kategori perusahaan besar. CV Estetika Indonesia memenangkan kategori menengah dan CV Cariza Khansa Pratama dinobatkan sebagai pemenang untuk kategori kecil.

Melalui penyelenggaraan penghargaan ini, Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh pemangku kepentingan agar terus memperkuat praktik kerja yang berkualitas serta menghadirkan kontribusi yang berdampak bagi kemajuan ketenagakerjaan nasional.