Berita

Temukan Berita Terkini Terkait Dengan Ketenagakerjaan.

Resmi Ditutup, Job Fair 2025 Catat Lebih dari 87 Ribu Lamaran dalam Dua Hari

24 May 2025   Admin
Resmi Ditutup, Job Fair 2025 Catat Lebih dari 87 Ribu Lamaran dalam Dua Hari
Gelaran Job Fair Series 1 resmi ditutup pada Kamis, 23 Mei 2025 pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini telah berlangsung selama dua hari, sejak 22 hingga 23 Mei 2025, di Gedung Kemnaker, Jalan Gatot Subroto Kav. 51. Penutupan hari kedua kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme, meskipun sempat diguyur hujan di penghujung acara. Tingginya partisipasi publik mencerminkan besarnya kebutuhan dan semangat masyarakat dalam mencari peluang kerja.



Acara penutupan diawali dengan laporan oleh Kepala Pusat Pasar Kerja, Surya Lukita Warman, yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi perusahaan dan pencari kerja selama dua hari pelaksanaan. Dilanjutkan dengan penyerahan plakat, penghargaan, dan sertifikat kepada perusahaan peserta sebagai bentuk penghargaan atas komitmen mereka dalam mendukung peningkatan kesempatan kerja.



Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, secara resmi menutup kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran negara dalam menyongsong Bonus Demografi menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk usia produktif merupakan peluang besar yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, namun tidak akan otomatis berdampak positif tanpa adanya kebijakan dan lingkungan yang mendukung.



Immanuel Ebenezer juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada dunia usaha. Ia menekankan agar praktik penahanan ijazah oleh perusahaan harus segera dihentikan. Selain itu, perusahaan diimbau menghapus persyaratan kerja yang bersifat diskriminatif, seperti batasan usia dan status pernikahan, dan mulai memprioritaskan kualifikasi yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan.



Selama dua hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 22.010 pengunjung, dengan mayoritas berasal dari wilayah Jabodetabek. Jakarta Timur tercatat sebagai wilayah dengan pengunjung terbanyak. Generasi Z mendominasi demografi pengunjung, mencapai 12.910 orang. Terdapat 52.476 lowongan pekerjaan yang ditawarkan dalam acara ini, dengan 17.847 di antaranya dapat dilamar langsung secara offline di lokasi job fair dan sebanyak 34,629 dapat dilamar secara online. Sebanyak 1.487 lowongan juga tersedia khusus bagi penyandang disabilitas, menunjukkan komitmen terhadap inklusivitas dalam dunia kerja. Jenjang pendidikan yang paling banyak dibutuhkan adalah lulusan SMK (9.249 lowongan), disusul oleh lulusan perguruan tinggi (3.245 lowongan). Selama acara berlangsung, tercatat sebanyak 87.116 lamaran kerja yang masuk ke berbagai perusahaan. Posisi yang paling banyak diminati oleh para pelamar antara lain operator produksi, pelaksana atau staf, mekanik, serta staf logistik.



Sesi walk-in interview turut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencari kerja. Metode rekrutmen ini dinilai lebih cepat dan efisien, karena memungkinkan pelamar untuk berinteraksi langsung dengan pihak HRD tanpa harus melalui proses administrasi yang berbelit. Selama dua hari pelaksanaan Job Fair, tercatat sebanyak 921 sesi wawancara langsung berhasil dilakukan.



Melalui Job Fair Series 1 ini, Kementerian Ketenagakerjaan kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan akses layanan ketenagakerjaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Diharapkan inisiatif ini dapat berperan penting dalam mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan potensi besar angkatan kerja nasional dalam menghadapi era Indonesia Emas 2045.